Ia adalah Christine Todd Whotman, Kepala Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), badan yang dibangun di masa pemerintahan George Bush.
Whitman menekankan bahwa kebijakan perlindungan iklim dalam ancaman bila Trump memimpin.
"Saya merasa khawatir untuk masa depan keluarga nantinya," kata Whitman.
Diketahui bahwa pendukung Trump kerap mengatakan bahwa aturan tentang iklim dan energi mencekik bisnis.
Namun demikian, rincian dari kebijakan Trump soal energi dan lingkungan di asa depan masih belum jelas. Akan tetapi, timnya telah berbicara tentang meningkatkan batubara, membuka jaringan pipa minyak baru dan memungkinkan pertambangan di padnag gurun atau pengeboran di Arktik,
Sementara di sisi politik, tim Trump telah menyarankan dihentikannya kesepakatan iklim global serta membongkar departemen energi AS bersama dnegan EPA itu sendiri.
Namun Whitman mengatakan bahwa Amerika Harus mempromosikan bisnis tampa perlu merugikan planet.
[mel]
BERITA TERKAIT: