Konfrontasi itu terjadi setelah muncul berita palsu yang berjudul "Menteri Pertahanan Israel: Jika Pakistan mengirim pasukan darat ke Suriah dengan dalih apapun, kami akan menghancurkan negara ini dengan serangan nuklir".
Cerita itu muncul pada tanggal 20 Desember lalu di situs AWD News.
Sempat mengira berita itu sungguhan, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Mohammad Asif mengeluarkan peringatakan kepada Israel. Dalam akun twitternya ia menyebut bahwa Pakistan juga merupakan negara nuklir.
Kementerian Pertahanan Israel akhir pekan kemarin menegaskan bahwa berita itu fiktif.
AWD telah diidentifikasi oleh organisasai pemeriksa fakta sebagai situs berita palsu.
Israel mempertahankan kebijakan ambiguitas nuklir, tidak mengkonfirmasi atau menyangkal keberadaan senjata. Namun secara luas diyakini memiliki senjata nuklir sendiri.
Sedangkan Pakistan sendiri telah menjadi negara dengan kekuatan nuklir sejak tahun 1998. Kedua negara ini diketahui tidak memiliki hubungan diplomatik.
Belum ada reaksi lanjutan dari Pakistan atas konfirmasi Israel tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: