Friedman, seorang pendukung kuat dari pemukiman ilegal Israel di Palestina yang diduduki dan lawan dari apa yang disebut solusi dua negara merupakan salah satu penasihat utama Trump selama kampanye Presiden Amerika Serikat kemarin.
"(Friedman) telah menjadi teman lama dan penasihat terpercaya untuk saya. Hubungannya yang kuat di Israel akan membentuk dasar dari misi diplomatik dan menjadi aset yang luar biasa untuk negara kita sambil kita memperkuat hubungan dengan sekutu dan berusaha untuk perdamaian di Timur Tengah," kata Trump dalam sebuah pernyataan pekan ini.
Friedman mengatakan ia memandang ke depan untuk mengisi posisi diplomatik di kedutaan besar Amerika Serikat di masa depan Yerusalem al-Quds, sebuah langkah yang akan menjauhkan Washington dari sebagian besar masyarakat internasional, termasuk sekutu terdekatnya di Eropa Barat dan dunia Arab.
Trump sendiri selama kampanye presiden lalu berjanji bahwa ia akan memindahkan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem al-Quds, langkah yang akan membuat marah Palestina dan menciptakan kehebohan internasional.
Mantan Presiden AS Bill Clinton dan George W. Bush berjanji hal yang sama selama kampanye presiden mereka dalam rangka untuk pengadilan pemilih pro-Israel, tetapi kemudian rencana itu tidak terealisasi.
[mel]
BERITA TERKAIT: