
Pengadilan Tinggi India telah memerintahkan semua toko minuman keras untuk tutup di sepanjang jalan raya milik negara bagian dan nasional dalam upaya untuk mengurangi mengemudi dalam keadaan mabuk dan kecelakaan di jalan.
Pengadilan mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan izin baru dan memperbaharui perjanjian yang sudah ada setelah tanggal 31 Maret.
Menurut catatan pemerintah, lebih dari 146.000 orang tewas tahun lalu dalam kecelakaan lalu lintas di negara ini.
Sekitar 5 persen atau 6755 kematian disebabkan oleh pengemudi yang mabuk atau berada di bawah pengaruh obat-obatan.
Pengadilan juga mengatakan bahwa semua iklan minuman keras harus dihapus dari jalan raya dan toko yang menjual alkohol harus berada minimal 500 meter dari jalan.
Para pegiat mengatakan jumlah besar toko-toko minuman keras yang terletak di sepanjang jalan raya merupakan godaan besar dan gangguan bagi pengguna jalan.
Alkohol sendiri dilarang di empat negara bagian India yakni Gujarat, Bihar, Manipur dan Nagaland.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: