Terkait Konflik Di Yaman, AS Batalkan Pengiriman Amunisi Ke Arab Saudi?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 14 Desember 2016, 17:50 WIB
Terkait Konflik Di Yaman, AS Batalkan Pengiriman Amunisi Ke Arab Saudi?
Ilustrasi konflik di Yaman/Press TV
Kecil Besar
rmol news logo Amerika Serikat membatalkan pengiriman sejumlah senjata ke Arab Saudi di tengah kritik dunia soal keterlibatan Saudi dalam kematian warga sipil dan kehancuran di Yaman.

"Kami telah membuat jelas bahwa kerjasama keamanan Amerika Serikat bukan cek kosong," kata seorang pejabat senior Amerika Serikat kepada AFP.

"Akibatnya, kami telah memutuskan untuk tidak bergerak maju dengan beberapa penjualan militer asing untuk amunisi," sambung sumber tersebut.

Langkah ini, sebutnya, mencerminkan kekhawatiran yang kuat dari Amerika Serikat serta kelemahan dalam koalisi praktik penargetan dan penuntutan keseluruhan kampanye udara di Yaman.

Keterlibatan Saudi dalam konflik di Yaman diketahui telah merenggut setidaknya 11.400 nyawa, termasuk warga sipil sejak Maret 2015.

Serangan itu dilakukan untuk melemahkan gerakan Ansarullah dan mengembalikan mantan Presiden yaman Abd Rabbuh Mansyur Al-Hadi yang merupakan sekutu Saudi ke pucuk pimpinan Yaman.

Amerika Serikat sendiri telah memberikan dukungan logistik dan pengawasan ke Arab Saudi pada agresi militer terhadap Yaman.

Pemerintah Obama telah menawarkan 115 miliar dolar AS dalam bentuk penjualan senjata kepada Saudi pasa bulan September.

Tawaran itu termasuk pembelian senjata, peralatan militer dan pelatihan.

Namun sekelompok senator bipartisan Amerika Serikat bulan ini menyusun resolusi untuk memblokir penjualan. [mel]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA