"Kami telah membuat jelas bahwa kerjasama keamanan Amerika Serikat bukan cek kosong," kata seorang pejabat senior Amerika Serikat kepada
AFP.
"Akibatnya, kami telah memutuskan untuk tidak bergerak maju dengan beberapa penjualan militer asing untuk amunisi," sambung sumber tersebut.
Langkah ini, sebutnya, mencerminkan kekhawatiran yang kuat dari Amerika Serikat serta kelemahan dalam koalisi praktik penargetan dan penuntutan keseluruhan kampanye udara di Yaman.
Keterlibatan Saudi dalam konflik di Yaman diketahui telah merenggut setidaknya 11.400 nyawa, termasuk warga sipil sejak Maret 2015.
Serangan itu dilakukan untuk melemahkan gerakan Ansarullah dan mengembalikan mantan Presiden yaman Abd Rabbuh Mansyur Al-Hadi yang merupakan sekutu Saudi ke pucuk pimpinan Yaman.
Amerika Serikat sendiri telah memberikan dukungan logistik dan pengawasan ke Arab Saudi pada agresi militer terhadap Yaman.
Pemerintah Obama telah menawarkan 115 miliar dolar AS dalam bentuk penjualan senjata kepada Saudi pasa bulan September.
Tawaran itu termasuk pembelian senjata, peralatan militer dan pelatihan.
Namun sekelompok senator bipartisan Amerika Serikat bulan ini menyusun resolusi untuk memblokir penjualan.
[mel]
BERITA TERKAIT: