RMOL. Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump mengatakan bahwa ia ingin memangkas anggaran pemerintah dengan membatalkan perintah pesanan untuk pesawat baru untuk membawa Presiden Amerika Serikat.
"Boeing sedang membangun sebuah merek baru 747 Air Force One untuk presiden masa depan, tetapi anggaran di luar kendali, lebih dari 4 miliar dolar AS. Batalkan perintah!" tulis Trump dalam akun Twitternya (Selasa, 6/12).
Pemerintah Amerika Serikat sendiri diketahui telah membangun kontrak dengan Boeing untuk membangun dua atau lebih pesawat baru.
Menanggapi hal tersebut, Gedung Putih menyangsikan angka yang dikutip Trump.
"Beberapa statistik yang telah dikutip, harus kami katakan, tidak mencermintan sifat pengaturan keuangan antara Boeing dan Departemen Pertahanan," kata juru bicara Gedung Putih Josh Earnest.
Pesawat-pesawat baru tersebut akan masuk layanan sekitar tahun 2024.
Diketahui juga bahwa saham Boeing telah turun lebih dari satu persen setelah tweet Trump tersebut namun akhirnya pulih akibat perdagangan di sore hari.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: