RMOL. Perdana Menteri India Narenda Modi membela tindakan kerasnya dengan menarik dua pecahan uang tunai rupee yang menyebabkan kekacauan ekonomi di masyarakat India.
Keputusan Modi bulan lalu untuk menarik uang kertas pecahan 500 dan 1.000 rupee menyebabkan krisis mata uang di negara itu yang menyebabkan antrian panjang di ATM dan bank serta kebingungan di masyarakat.
Namun Modi menegaskan bahwa apa yang ia lakukan adalah dengan tujuan baik, yakni memberantas korupsi.
"Tolong dukung saya dalam menyembuhkan penyakit yang telah melanda negara ini selama 70 tahun terakhir," kata Modi dalam kampanye partainya di negara bagian Uttar Pradesh akhir pekan ini.
"Saya telah menempatkan anda semua dalam antrian. Tapi ini adalah antrian terakhir dan akan mengakhiri semua antrian," tambahnya.
Ia juga menyerukan agar masyarakat India bersabar hingga 30 Desember mendatang di mana ia berjanji bahwa situasi kas akan lebih stabil. Ia juga menyerukan masyarakat India beralih ke transaksi elektronik.
"Saya tidak akan membiarkan pengorbanan ini sia-sia," tegasnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: