
Kongres Kolombia telah menyetujui perjanjian damai yang telah direvisi untuk mengakhiri konflik 50 tahun antara pemerintah dan kelompok pemberontak FARC.
Majelis rendah meratifikasi pakta tersebut sehari setelah disahkan oleh Senat, meskipun ada keberatan dari oposisi.
Kesepakatan itu bertujuan untuk mengakhiri konflik bersenjata yang telah menewaskan lebih dari 260.000 orang selama lima dekade.
Perjanjian damai pertama ditolak dalam sebuah referendum beberapa pekan lalu. Namun versi revisi ini tidak melalui proses referendum.
Kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai awal tahun ini setelah empat tahun perundingan di ibukota Kuba, Havana.
Presiden Kolombia Juan Manuel Santos mengatakan proposal baru yang lebih kuat dan mempertimbangkan perubahan yang dituntut oleh penentang skema.
Pihak oposisi, yang dipimpin oleh mantan Presiden Alvaro Uribe, mengatakan kesepakatan revisi masih terlalu lunak pada pemimpin FARC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: