
Kelompok pembangkang yang paling menonjol di Kuba "Ladies in White" telah membatalkan protes tradisional yang rutin mereka lakukan pekan ini.
Ini adalah kali pertama pembatalan dilakukan sejak 13 tahun terakhir. Mereka memutuskan hal ini menyusul kematian pemimpin revolusi Kuba Fidel Castro.
Ladies in White, kelompok yang didirikan oleh istri-istri para pembangkang yang dipenjarakan ini mengatakan bahwa keputusan tersebut mereka ambil untuk menghindari ketegangan.
Kelompok ini rutin melakukan protes mingguan sebagai bentuk ekspresi kekecewaan mereka dan menuntut pembebasan tahanan politik.
Fidel Castro diketahui wafat pada Jumat pekan lalu di usia 90 tahun. Pemerintah Kuba mengumumkan sembilan hari berkabung bagi Castro dan bendera setengah tiang dikibarkan di seluruh Kuba.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: