Harga Emas Berportensi Melemah Bila Donald Trump Jadi Presiden AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 07 November 2016, 09:59 WIB
Harga Emas Berportensi Melemah Bila Donald Trump Jadi Presiden AS
Donald Trump/Net
rmol news logo . Investor mungkin akan menghindari risiko untuk periode berkepanjangan apabila Donald Trump membuat kejutan pekan depan dengan terpilih sebagai Presiden AS.

Selera risiko yang merosot tajam akan merusak ketertarikan investor terhadap aset berisiko, dan pasar saham adalah salah satunya.

"Walaupun hal ini tidak akan langsung dinyatakan, Donald Trump jelas memiliki kecenderungan terhadap suku bunga AS yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, banyak analis yang menilai negatif untuk saham apabila Donald Trump menang," kata analis dari FXTM, Jameel Ahmad, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 7/11).

Tidak perlu diragukan lagi, sambungnya, bahwa Donald Trump jelas anti Meksiko. Menangnya Trump dipandang berdampak negatif untuk perekonomian Meksiko dan Peso akan terus melemah seperti sejak debat Pilpres AS putaran pertama.

Masih kata Jameel, harga emas berpotensi semakin melemah apabila Donald Trump menjadi Presiden. Apabila Trump terpilih, proyeksi pertumbuhan akan disesuaikan menjadi lebih rendah setidaknya untuk jangka pendek karena meningkatnya ketidakpastian investor.

"Dan secara teoretis ini akan memperlemah permintaan terhadap komoditas seperti minyak dan memperburuk valuasi minyak," demikian Jameel. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA