Pria Kanada Punya Rencana Serangan Matang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 12 Agustus 2016, 16:26 WIB
Pria Kanada Punya Rencana Serangan Matang
Pria Kanada yang berafiliasi dengan ISIS/BBC
rmol news logo Pria yang dibunuh oleh kepolisian Kanada dalam sebuah operasi penyerangan di Ontario memiliki rencana matang untuk segera melakukan serangan.

Bila tidak disergap, pria 20 tahunan bernama Aaron Driver itu punya rencana melancarkan serangan dalam waktu 72 jam.

Driver disergap dan ditembak mati karena ia mendukung kelompok militan ISIS dan berencana mengadopsi serangan ke Kanada.

Wakil komisaris kepolisian Kanada Mike Cabana menyebut bahwa pihaknya diberitahu oleh FBI bahwa ada individu dari Kanada yang tengah dalam tahap akhir dari perencanaan serangan dengan melibatkan alat peledak buatan sendiri.

Kepolisian Kanada segera mengidentifikasi individu yang dimaksud dan menemukan bahwa ia adalah Driver. Operasi penangkapan pun segera dilakukan.

"Jelas kita berpacu dengan waktu," kata Cabana.

"Seberapa cepat ini semua didirikan sebenarnya bukti tingkat kolaborasi yang ada antara lembaga penegak hukum," tegasnya.

Namun demikian ia tidak mendeskripsikan lebih lanjut soal bagaimana FBI bisa mendeteksi potensi ancaman tersebut. Ia hanya menggarisbawahi bahwa pemerintah Amerika Serikat dan Kanada bekerjasama untuk mencegah serangan kekerasan dalam bentuk apapun. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA