Facebook Hapus Puluhan Akun Terkait Kematian Tokoh Separatis Kashmir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 22 Juli 2016, 13:27 WIB
Facebook Hapus Puluhan Akun Terkait Kematian Tokoh Separatis Kashmir
unjuk rasa di kashmir/net
Kecil Besar
rmol news logo Facebook melakukan sensor atas puluhan postingan dan akun pengguna setelah kematian sosok militan separatis Kashmir, Burhan Wani yang dibunuh oleh tentara India awal bulan ini.

Dikabarkan The Guardian awal pekan ini, di antara akun yang ditutup adalah milik akademisi, wartawan serta akun milik surat kabar lokal yang memiliki foto dan video terkait kasus kematian tersebut. Akun mereka dihapus setelah memposting kejadian baru-baru ini di wilayah sengketa antara India dan Pakistan itu.

Untuk diketahui bahwa Burhan Wani merupakan seorang anggota senior kelompok pemberontak Hizbul Mujahidin. Ia dibunuh oleh tentara India pada tanggal 8 Juli.

Di mata pemerintah india, Wani dinilai sebagai teroris. Sedangkan bagi sebagian warga Kashmir dan Pakistan, ia merupakan pejuang kemerdekaan.

Pasca kematiannya, terjadi protes berujung kekerasan yang tersebar di Kashmir. Akibatnya, setidaknya 30 orang telah tewas. Selain itu, jam malam tidak terbatas juga telah diberlakukan oleh pemerintah India.

Pasca kematiannya pula lalh, jaringan internet, sambungan telepon dan layanan internet dibatasi di seluruh wilayah Kashmir, kecuali di kota utama Srinagar.

Bukan hanya itu, polisi juga menggerebek kantor surat kabar dan mengamankan ribuan eksemplar surat kabar yang sudah dicetak.

Pihak berwenang mencabut larangan publikasi tiga hari di surat kabar pada hari Selasa, tapi editor menolak untuk melanjutkan pencetakan sampai pemerintah meminta maaf.

Warga Kashmir menilai bahwa pemadaman informasi telah diperburuk oleh sensor di Facebook.

"Tidak ada surat-surat dan kami hanya mendapatkan dua saluran berita TV," kata Zargar Yasir, blogger Kashmir blogger dan mahasiswa PhD yang mengatakan akunya diblokir setelah memposting tentang kematian Wani. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA