
Gerakan perlawanan Palestina Hamas menolak keras tuduhan Mesir yang menyebut bahwa Hamas berada di balik pembunuhan seorang jaksa di negara tersebut.
"Hamas menyerukan semua pihak di Mesir untuk tidak melibatkan faksi Palestina dalam perbedaan internal mereka," kata juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri seperti dimuat
Press TV (Senin, 7/3).
Pernyataan itu dibuat hanya selang beberapa jam setelah Menteri Dalam Negeri Mesir Magdy Abdel Ghaffar dalam konferensi pers di Kairo menyebut bahwa baik Ikhwanul Muslimin Mesir dan Hamas terlibat dalam pembunuhan Jaksa Penuntut Umum Hisham Barakat dalam serangan bom mobil pada akhir Juni 2015.
Pemerintah Mesir sendiri sejauh ini telah menahan 14 orang sehubungan dengan pembunuhan tersebut dan mengamankan sejumlah kendaraan.
Selain Hamas, Ikhwanul Muslimin juga menepis tuduhan tersebut.
"Anda adalah bukti nyata konspirasi melawan Mesir. Anda adalah pembunuh. Lihatlah di antara Anda untuk mencari pembunuh jaksa penuntut umum," kata juru bicara kelompok itu Mohamed Montaser dalam sebuah pernyataan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: