
Seorang mahasiswa penerbangan Mesir menghadapi ancaman deportasi dari Amerika Serikat setelah memposting komentar mengancam di halaman Facebook miliknya terkait dengan kandidat calon presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Ia adalah Emadeldin Elsayed. Calon pilot berusia 23 tahun asal Kairo itu akan menghadapi pengadilan imigrasi Amerika Serikat di Los Angeles pada hari ini (Jumat, 4/3) untuk menentukan apakah ia akan dideportasi atau tidak.
Elsayed sendiri telah diwawancarai oleh Agen Rahasia Amerika Serikat terkait dengan postingannya di Facebook awal Februari lalu. Namun ia dibebaskan tanpa jeratan apapun. Namun visanya dicabut.
Selang beberapa hari, Elsayed pun ditangkap dan dipenjarakan.
Dikabarkan
ABC News, hal yang membuatnya ditangkap adalah, karena ia menulis di halaman Facebooknya bahwa ia bersedia menjalani hukuman seumur hidup karena membunuh Trump dan dunia akan berterimakasih kepadanya.
Postingan itu dibuatnya menyusul seruan Trump yang melarang masuknya umat Muslim ke negeri Paman Sam.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: