
Seorang eksekutif Facebook Amerika Latin, Diego Dzodan dibebaskan setelah mendekam selama satu malam di penjara Sao Paulo pada Rabu (2/3).
Dzodan sebelumnya ditangkap karena berulang kali menolak memberikan informasi kepada pengadilan tentang sejumlah pengguna jasa perpesanan instan WhatsApp yang terkait dengan penyelidikan perdagangan narkoba.
WhatsApp sendiri diketahui telah dibeli oleh Facebook pada tahun 2014 lalu.
Kepolisian Brasil berpendapat bahwa sikap Facebook bertentangan dengan perusahaan lain seperti Yahoo dan Google yang bersedia untuk menyerahkan informasi pengguna untuk membantu penyelidikan.
Pembebasan Dzodan dilakukan setelah hakim memutuskan bahwa ia salah tahan karena ia tidak disebutkan secara personal dalam proses hukum tersebut. Demikian seperti dimuat
The Guardian.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: