Dalam keterangan yang dirilis Selasa (29/12), Kantor Kejaksaan menyebut bahwa dua orang tersebut ditangkap setelah pihak keamanan melakukan pemburuan dua hari sebelumnya di wilayah Liege dan Flemish Brabant.
Dalam penangkapan dua orang tersebut, ditemukan juga seragam pelatihan militer, sejumlah bahan propaganda dengan materi terkait dengan kelompok militan ISIS, termasuk di antaranya adalah komputer.
Namun demikian tidak ditemukan adanya senjata ataupun bahan peledak yang ditemukan dalam penangkapan.
Dikabarkan
ABC News, belum jelas siapa dua orang tersebut, apakah laki-laki atau perempuan. Kewarganegaraan serta rincian terkait rencana teror yang dimaksud juga belum diungkapkan detil.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: