Menteri pertama yang mundur adalah Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Regional Australia Jamie Briggs yang mundur akibat keluhan dari sejumlah pegawai negeri akibat perilakunya di sebuah bar di Hong Kong.
Briggs menyebut bahwa ia sempat pergi ke sebuah bar yang ramai pengunjung usai makan malam dalam kunjungannya ke Hong Kong akhir November lalu dengan sejumlah stafnya serta PNS wanita.
"Pada saat itu tidak ada niatan untuk bertindak tidak sesuai," kata Briggs dalam sebuah pernyataan.
"Namun, di hari-hari berikutnya, pegawai negeri meningkatkan kekhawatirannya soal ketidaksesuaian perilaku saya terhadap dia di tempat tersebut. Saya sudah meminta maaf secara langsung kepadanya," sambung Briggs seperti dimuat
BBC (Selasa, 29/12).
Dalam konferensi persnya, Briggs mengatakan bahwa ia telah berbincang dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull dan Turnbull mengatakan bahwa Briggs tidak memenuhi syarat yang dibutuhkan sebagai menteri.
Menteri kedua yang juga mundur dari kursinya adalah Menteri Khusus Negara Mal Brough. Ia mundur saat menunggu penyelidikan polisi terkait perannya dalam kejatuhan politisi lain.
Brough yang juga Menteri Pertahanan Material dan Ilmu Pengetahuan sedang diselidiki oleh polisi atas pengadaan ilegal dugaan dari buku harian lain politisi. Ia dituding telah secara ilegal memperoleh salinan buku harian mantan pembicara Peter Slipper pada 2012 pada saat Sliper terlibat dalam kasus pelecehan seksual yang berujung pada kejatuhannya. Brough membantah terlibat dalam hal tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: