Dugaan sementara, ledakan yang terjadi di zona yang dijaga ketat itu adalah ranjau darat.
Menurut keterangan pihak militer kepada kantor berita setempat,
Yonhap (Selasa, 4/8), ledakan tersebut terjadi di sisi selatan DMZ di kota Paju Provinsi Gyeonggi pagi tadi. Pada saat kejadian, kedua sersan tengah melakukan misi pencarian di lokasi tersebut.
Akibatnya, kedua sersan mengalami luka serius, salah satu di antaranya bahkan dilaporkan hampir mengalami putus di bagian kaki. Keduanya segera dilarikan ke rumah sakit militer untuk mendapatkan penanganan medis.
Selang beberapa waktu, pihak militer mengabarkan bahwa keduanya sudah tidak lagi berada dalam kondisi kritis.
"Tidak ada kemungkinan keterlibatan Korea Utara," kata seorang pejabat militer.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan Kim Min-seok segera menyatakan penyesalan atas kecelakaan itu.
"Saya sangat sedih tentang kecelakaan disayangkan yang terjadi selama operasi," kata Kim.
"Apa yang menjadi penyebab ledakan masih terus ditelusuri. Namun karena respon cepat di lokasi, kondisi mereka tidak lagi mengancam jiwa," sambungnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: