Proyeksi keuntungan operasional diperkirakan menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Berdasarkan rilis pada Kamis, 8 Januari 2026, produsen elektronik Korea Selatan itu memperkirakan laba operasional mencapai 20 triliun won dengan penjualan konsolidasi sekitar 93 triliun won pada tiga bulan terakhir tahun lalu.
Capaian tersebut melonjak tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan berpotensi melampaui rekor lama Samsung sebesar 17,6 triliun won yang dicetak pada kuartal III 2018.
Kinerja kuat ini ditopang lonjakan permintaan chip memori untuk aplikasi AI.
Kondisi pasar tersebut membuat pasokan memori kian terbatas, termasuk untuk perangkat komputer pribadi dan ponsel.
Counterpoint Research memperkirakan harga memori melonjak 40–50 persen pada kuartal IV 2025 dan masih berpotensi naik pada awal 2026.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: