Dalam operasi yang sama, seperti dimuat
BBC, ditemukan juga lima mayat di perahu karet besar. Dalam perahu tersebut juga ada 212 orang migran lainnya.
Wilayah perairan diketahui kerap dijadikan rute bagi para migran yang nekad berlayar dari Kawasan Timur Tengah ataupun Afrika untuk masuk ke wilayah Eropa.
Mereka menempuh perjalanan berbahaya karena menaiki kapal tidak layak dan penuh penumpang. Sepanjang tahun 2014 lalu tercatat setidaknya ada 3.500 migran yang meninggal dalam perjalanan menuju Eropa. Sementara pada tahun 2015, data terbaru menunjukkan telah ada hampir 2.000 migran tewas di laut.
Menurut Badan Pengungsi PBB, para migran yang datang ke Eropa pada tahun ini umumnya berasal dari Eritrea, Nigeria, Somalia, Sudan, dan Suriah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: