Hewan buas Masih Berkeliaran. PM Georgia Larang Warga Keluar Rumah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 15 Juni 2015, 10:16 WIB
Hewan buas Masih Berkeliaran. PM Georgia Larang Warga Keluar Rumah
kuda nil diterjang banjir/net
rmol news logo Perdana Menteri Georgia Irakli Garibashvili meminta warga untuk tinggal di dalam rumah untuk sementara waktu pasca lepasnya sejumlah hewan buas dari kaebun binatang akhir pekan lalu.

Ia meminta agar warga yang tinggal di ibukota Tbilisi Georgia untuk tidak keluar rumah sampai semua hewan buas yang lepas berhasil diamankan.

Diketahui, sejumlah hewan buas seperti harimau, singa, beruang, dan serigala melarikan diri dari kebun bintang di Tbilisi Georgia akhir pekan kemarin setelah banjir besar datang,

Juru bicara Kebun Binatang Tbilisi, Mzia Sharashidze menyebut bahwa sejauh ini telah ditemukan tiga orang jasad di kebun binatang tersebut. Dua di antaranya adalah karyawan kebun binatang.

Demi keamanan, kata Sharashidze, sejumlah binatang seperti serigala, singa, harimau, serigala dan jaguar telah ditembak mati oleh pasukan khusus.

Banjir besar diketahui juga menyapu wilayah kebun binatang dan menenggelamkan ratusan hewas. Bahkan ada sejumlah hewan yang keluar kandang dan melarikan diri.

Bahkan, tak lama setelah banjir melanda, seekor beruang ditemukan berdiri di atas unit AC di sebuah bagunan perumahan. Sedangkan seekor hyena ditemukan di balkon rumah seorang warga.

Banjir itu sendiri dimulai ketika hujan lebat yang membuat sungai Vere meluap.

Soal berapa jumlah hewan yang hilang pun masih belum jelas. Helikopter mengitari kota sebagai bagian dari operasi pencarian dan penyelamatan.

Selain menyebabkan lepasnya ratusan hewan, banjir juga merusak sejumlah daerah dan menewaskan seidkitnya 12 orang.

Bukan hanya itu, seperti dimuat BBC, ribuan orang pun terpaksa hidup tanpa air bersih dan listrik karena saluran terputus. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA