Australia Siap Lucuti Kewarganegaraan Ganda Penduduknya yang Jadi Militan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 26 Mei 2015, 15:24 WIB
Australia Siap Lucuti Kewarganegaraan Ganda Penduduknya yang Jadi Militan
tony abbott/net
RMOL. Australia berupaya untuk melucuti status kewarganegaraan dari warganya yang memiliki kewarganegaraan ganda dan tercatat ikut ambil bagian dalam kelompok militan yang melancarkan serangan.

Begitu penegasan yang dilontarkan oleh Perdana Menteri Australia Tony Abbott pada Selasa (26/5). Kebijakan itu diambil sebagai langkah baru yang diambil oleh negeri kanguru yang bertujuan untuk memerangi ancaman radikalisme.

Abbott mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 100 warga negara Australia yang ikut dalam kelompok militan di Irak dan Suriah. Merek didukung oleh sekitar 150 orang fasilitator yang berada di Australia. Diperkirakan, 40 hingga 50 persen dari mereka yang berjuang dengan kelompok militan diluar negeri diyakini memiliki kewarganegaraan ganda.

"Hari ini saya mengumumkan bahwa kita akan melegislasi dalam beberapa minggu ke depan untuk mencabut kewarganegaraan ganda  yang terlibat dalam terorisme," kata Abbott seperti dimuat Channel News Asia.

Pekan ini, Abbott langsung menunjuk koordinator kontra-terorisme baru sebagai bagian dari undang-undang keamanan baru yang bertujuan menghentikan ancaman terorisme. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA