Media Pegang Peran Kunci Perbaikan Hubungan Australia-Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 30 April 2015, 17:29 WIB
Media Pegang Peran Kunci Perbaikan Hubungan Australia-Indonesia
DUbes Nadjib Riphat Kesoema/net
rmol news logo Pemberitaan media yang objektif dan proporsional memiliki peran yang penting dalam upaya menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Australia.

Terlebih lagi, hubungan bilateral kedua negara saat ini tengah mengalami masa kritis menyusul eksekusi mati duo Bali Nine asal negeri kanguru, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran pada Rabu dini hari lalu (29/4).

"Ini adalah priode sulit dan menantang dalam hubungan Australia-Indonesia," kata Duta Besar Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi (Kamis, 30/4).

Namun demikian ia menegaskan bahwa baik Indonesia maupun Australia sama-sama perlu menjalin hubungan yang baik satu sama lain. Ia pun menegaskan komitmennya untuk bisa memperbaiki hubungan bilateral dengan Australia secara keseluruhan.

"Kami yakin bahwa hubungan personal, kebudayaan, bisnis, dan akademik yang terjalin saat ini antara masyarakat Australia dan Indonesia juga tetap kuat," tambahnya.

Karena itulah, ia menekankan peran penting media dalam upaya membangun hubungan bilateral yang baik dengan Australia.

"Kami menilai bahwa media memiliki peran yang amat signifikan dalam membantu mempersempit celah kesalahpahaman antara dua masyarakat dan untuk mempertemukan kepentingan bersama Australia dan Indonesia," tandasnya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA