Iran sendiri diketahui masih melakukan perundingan dengan enam negara kekuatan dunia yakni Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Inggris, China, dan Rusia atau yang dikenal juga dengan istilah P5+1 untuk mengurangi persediaan uraniumnya.
"Jika kesepakatan ini tercapai, kedua belah pihak akan muncul sebagai pemenang, dengan kata lain akan muncul kesepakatan bersifat win-win. Tetapi jika kesepakatan itu tidak dibuat permanen, maka perundingan hanya akan memunculkan (kesepakatan) bersifat win-lose," kata seorang ulama senior Iran Ayatollah Mohammad Emami Kashani dalam khotbah Jumatnya di Teheran (Jumat, 6/3).
Ia menambahkan. dalam kasus kegagalan perundingan nuklir antara Iran dan enam negara kekuatan dunia, Teheran akan menjadi pemenang karena telah membuktikan keandalan logika Iran kepada dunia.
Emami Kashani juga menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerahkan hak nuklirnya.
Ia pun menggarisbawahi, bila perundingan P5+1 gagal, maka hal itu akan menjadi aib. Sedangkan bila menghasilkan kesepakatan bersifat win-win solution, maka hal itu bisa bermanfaat bagi negosiasi dan dunia. Demikian seperti dimuat
Press TV.
[mel]
BERITA TERKAIT: