Ulama Al-Azhar Mesir: Salah Interpretasi Islam Jadi Bibit Ekstrimisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 23 Februari 2015, 12:12 WIB
Ulama Al-Azhar Mesir: Salah Interpretasi Islam Jadi Bibit Ekstrimisme
ilustrasi/net
rmol news logo Semakin merajalelanya penyebaran ekstrimisme saat ini terjadi karena adanya kesalahpahaman penafsiran sejarah Al-quran dan sosok Nabi Muhammad. Hal itu justru membentuk interpretasi yang tidak toleran terhadap Islam.

Begitu pernyataan dari Ulama Muslim dari Al-Azhar Kairo Mesir yakni Sheikh Ahmed al-Tayeb al-Azhar dalam sebuat konferensi anti teror di Mekah Arab Saudi seperti dimuat BBC (Senin, 23/2).

Menurutnya, salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan melakukan reformasi radikal ajaran agama.

"Satu-satunya harapan bagi bangsa Muslim untuk memulihkan persatuan adalah untuk mengatasinya dari sekolah-sekolah dam universitas-universitas," katanya dalam pembukaan konferensi tersebut.

Hal senada juga disebutkan oleh raja Arab Saudi, Raja Salman yang menybeut bahwa terorisme adalah ancaman bagi Muslim di seluruh dunia.

"Terorisme adalah momok yang merupakan produk dari ideologi ekstremis," tambahnya.

Konferensi yang dihadiri oleh ulama senior dari seluruh dunia Muslim itu sendiri akan fokus pada Islam dan perang melawan terorisme. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA