Menurut keterangan dari bandara Matiga dan maskapai penerbangan Libyan Airlines, pesawat terpaksa kembali ke Tripoli setelah Mesir memberitahu bahwa operator penerbangan tidak memiliki ijin memasuki wilayah udara Mesir (Selasa, 17/2).
Selain laporan itu, laporan lain juga dikeluarkan oleh Bandara Tobruk yang terletak di wilayah Libya bagian Timur. Badara itu menyebut bahwa semua penerbangan antara Libya dan Mesir sempat terhenti.
Diketahui, Libyan Airlines dipaksa untuk terbang di atas wilayah udara Mesir untuk mencapai Turki sejak Uni Eropa memberlakukan larangan terbang di wilayah udara Siprus karena alasan keamanan.
Namun demikian, Kementerian Penerbangan Sipil Mesir Hisam Kamal membantah laporan itu.
"Tidak ada maskapai penerbangan Libya yang meminta ijin terbang," sebutnya seperti dikabarkan
Press TV.
Hubungan Libya dan Mesir sendiri diketahui tengah memanas menyusul eksekusi 21 warga Mesir oleh kelompok militan ISIS di wilayah Tripoli Libya. Sejak awal pekan ini, Mesir telah melancarkan serangan udara ke Libya.
[mel]
BERITA TERKAIT: