Pesawat tersebut dikabarkan sempat berputar-putar beberapa jam sebelum akhirnya kembali mendarat dengan selamat di Kuala Lumpur.
Kepala Eksekutif AirAsia X setempat seperti dimuat
Associated Press, Kamarudin Meranun menyebut bahwa sistem dorong otomatis pesawat berfungsi sekitar 45 menit setelah lepas landas sebelum beralih ke sistem dorong manual untuk melanjutkan penerbangan. Akan tetapi pilot akhirnya memutuskan untuk kembali karena masih terlalu awal untuk melakukan perjalanan yang hampir 10 jam ke Jeddah dengan sistem tersebut.
Pesawat Airbus A330 itu pun, kata Kamarudin, terpaksa berputar-putar selama empat jam di atas Selat Malaka untuk membakar bahan bakar demi mencegah pendaratan keras.
"Tidak ada keadaan darurat. Ini bukan masalah keamanan. Ini hanya tindakan pencegahan. Keselamatan adalah hal yang terpenting bagi kami," kata Kamarudin.
Dalam pernyataanya, pihak maskapai menyebut bahwa pesawat D7172 itu mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada pukul 17:40 waktu setempat atau lebih dari lima jam setelah berangkat. Para penumpang kemudian dipindahkan ke pesawat lain.
Air Asia X adalah anak perusahaan Air Asia yang melayani penerbangan jarak jauh.
[mel]
BERITA TERKAIT: