Menurut keterangan dari pihak Kepolisian Israel, petugas polisi bereta pelayanan mata-mata Shin Bet menyerbu dua kantor amal tersebut yakni Muslim Women for al-Aqsa di wilayah al-Quds Yerusalem dan al-Fajr di Nazareth, wilayah sebelahutara Israel.
Polisi Israel kemudian menutup kedua kantor itu setelah mengambil semua komputer, dokumen dan catatan bank, serta menangkap sejumlah orang untuk investigasi.
Selain dituding membiayai Hamas, seperti dimuat
Press Tv, kedua badan amal itu juga dituduh menghasut kerusuhan di masjid al-Aqsa beberapa waktu lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: