
Mesir membuka titik perbatasan dengan Palestina, Rafah selama dua hari. Perbatasan dibuka sejak kemarin (Minggu, 21/12) hingga hari ini (Senin, 22/12).
Menurut keterangan dari Gaza Crossings and Borders Corporation, pembukaan perbatasan itu adalah untuk membantu para warga Palestina yang tedampar akibat konflik yang berada di kedua belah pihak untuk bisa bepergian.
"Mereka yang akan bepergian dari Gaza ke Mesir melalui perbatasan Rafah adalah para pasien yang membutuhkan terapi medis, atau para pelajar, ataupun warga Palestina yang memiliki kewarganegaraan ganda," kata Gaza Crossings and Borders Corporation dalam pernyataan yang dikutip
Xinhua.
Perlu diketahui, perbatasan Rafah merupakan satu-satunya jendela bagi dunia untuk mengetahui apa yang terjadi di Gaza. Namun perbatasan itu ditutup sejak 25 Oktober lalu setelah Mesir mendeklarasikan darurat negara mengingat ancaman keamanan di semenanjung Sinai yang timbul setelah serangan bom mematikan yang menewakan 20 militer Mesir beberapa bulan lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: