Kepala Staff AU Sri Lanka, Marsda Gagan Bulathsinghala mengatakan bahwa Panglima AU Kolitha Gunathilaka telah menunjuk Komandan Udara Ravi Jayasinghe untuk mempimpin penyelidikan.
"Sebelumnya, pesawat kehilangan radar. Kapten telah berkomunikasi bahwa ia tengah terbang di wilayah umum yang memiliki jarak pandang terbatas (akibat kabut)," kata Bulathsinghala, seperti dikutip dari
Xinhua.Saat insiden terjadi kemarin (Jumat, 12/12), Antonov-32 membawa lima personel Angkatan Udara menuju Bandara Ratmalana dalam kondisi cuaca berkabut. Pesawat kemudian jatuh di sebuah pemukiman warga di ibukota Kolombo.
Nahas empat perwira AU tewas, sementara seorang lainnya mengalami luka serius. Para korban tewas adalah kapten skuadron pesawat, co-pilot, sersan penerbangan dan kopral.
Sementara korban selamat mengalami luka bakar yang parah di bawah pinggang dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Nasional Kolombo.
Beberapa rumah di dekat lokasi kecelakaan juga mengalami kerusakan.
[zul]
BERITA TERKAIT: