Bukan hanya itu, Merkel juga berjanji akan terus mendukung Presiden Afghanistan yang baru Ashraf Ghani dan pemerintah persatuannya
"Jerman bertanggung jawab, khususnya pada keamanan di wilayah utara Afghanistan," kata Merkel dalam konferensi pers yang digelar bersama dengan Ghani di Berlin pada Jumat (5/12).
Dalam pertemuan keduanya, Merkel menyebut, Jerman akan mendukung Afghanistan dalam jangka waktu panjang dengan memberikan pelatihan pasukan keamanan dan menyediakan bantuan pembangunan lainnya.
Dalam kesempatan yang sama Merkel juga menambahkan bahwa pembangunan kerjasama ekonomi secara bilateral antara Jerman dan Afghanistan merupakan hal yang penting dalam hubungan kedua negara.
Perlu diketahui, pasukan khusus NATO di mana Jerman ikut terlibat di dalamnya telah menarik diri dari tanah Afghanistan akhir tahun ini setelah lebih dari satu dekade melancarkan misi melawan kelompok militan Islam.
Dalam misi NATO di Afghanistan yang dipimpin oleh Amerika Serikat itu, Jerman diketahui mengirimkan hingga lima ribu pasukannya. Sekitar 55 tentaranya tewas dalam pertempuran.
Penarikan diri NATO sekaligus memberikan kuasa kepada sekitar 350 ribu pasukan militer dan kepolisian Afghanistan untuk menjaga keamanan dalam negerunya.
Setelah penatikan diri pasukan NATO, Amerika Serikat dan sekutunya berencana tetap menempatkan sekitar 120 ribu pasukannya di Afghanistan untuk membantu melawan terorisme dan melatih personil lokal.
Jerman sendiri sebagai salah satu sekutu Amerika Serikat, telah berencana menempatkan sekitar 850 pasukannya di Afghanistan pada tahun 2015 mendatang untuk melatih pasukan lokal. Jumlah tersebut menempatkan Jerman sebagai negara kedua yang mengirimkan pasukan setelah Amerika Serikat.
Selain menempatkan pasukan, seperti dikabarkan
Reuters, Jerman juga sepakat untuk membantu Afghanistan dengan menggelontorkan dana bantuan pembangunan tahunan senilai 430 juta euro.
[mel]
BERITA TERKAIT: