Menurut keterangan dari juru bicara Kementerian Dalam Negeri Irak, Saad Maan Ibrahim pada Rabu (3/12), identitas wanita itu beserta seorang anak yang dibawanya sempa membingungkan, karena ia bepergian dengan identitas palsu. Mereka kemudian ditahan sejak 10 hari yang lalu.
Para pejabat Lebanon sebelumnya meyakini wanita bernama Saja al-Dulaimi itu merupakan istri al-Baghdadi yang baru dibebaskan oleh pemerintah Suriah dalam sebuah pertukaran tahanan yang dilakukan dengan Nusra Front awal tahun ini.
Namun demikian, seperti dikabarkan
Associated Press, Ibrahim dengan tegas membantah bahwa wanita itu adalah istri pimpinan ISIS.
Ibrahim menyebut bahwa al-Dulaimi merupakan warga negara Irak yang bepergian ke Suriah sebelum akhirnya tiba di Lebanon. Ia merupakan saudara dari Omar Abdul Hamid al-Dulaimi, yakni terduga pelaku teror yang ditangkap di Irak.
Ia menambahkan bahwa al-Baghdadi memiliki dua orang istri namun al-Dulaimi bukan merupakan salah satu istrinya.
Wanita itu sendiri masih dalam interogasi oleh jaksa militer Lebanon.
[mel]
BERITA TERKAIT: