Pengunduran diri ini disampaikan oleh jurubicara Kapolda Kabul, Hashmat Stanakzai, hari ini (Minggu, 30/11).
"Jenderal Zahir Zahir mengatakan kepada Kementerian Dalam Negeri bahwa ia tidak lagi ingin melanjutkan pekerjaannya. Menteri juga telah menerima pengunduran dirinya," kata Stanakzai kepada
AFP.
Diduga Zahir mundur karena banyaknya serangkaian tragedi bom dalam dua minggu terakhir. Dalam kurun waktu yang sebentar itu, sedikitnya sembilan serangan terjadi, termasuk serangan yang menargetkan kendaraan kedutaan dan tentara Amerika Serikat (AS).
Bahkan semalam (Sabtu, 29/11), tiga orang warga Afrika Selatan, seorang ayah dan dua anaknya, serta seorang warga negara Afghanistan tewas dalam serangan yang diduga dilakukan oleh Taliban.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: