Dengan melambaikan bendera putih, demonstran dari segala usia berbaris di Madrid melakukan
long march hingga kantor DPP Partai Populer (PP), partai berkuasa.
Di sana, mereka menyuarakan kemarahannya dengan meneriakkan "Pembunuh! Ya untuk hidup, tidak untuk aborsi!"
Kemarahan ini dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri Mariano Rajoy dalam kampanyenya pada Pemilu 2011 untuk memperketat hukum aborsi. Namun, pada September lalu rencana ini ditolak oleh partainya sendiri.
Hal ini juga berakibat mundurnya seorang menteri kabinetnya, Menteri Kehakiman Alberto Ruiz Gallardon.
Para simpatisan Partai Populer yang marah, juga mengancam akan mencabut dukungannya.
"Rajoy, kita tidak bisa memilih (Anda). Saya kecewa. Ini dapat mengubah suara. Aborsi bukanlah hak. Aborsi adalah tragedi," kata seorang demonstran, Jose Vicente Romero, seperti dilansir
AFP.[wid]
BERITA TERKAIT: