Kapolda Kabul, Zahir Zahir, mengungkapkan kepada AFP, bahwa pelaku berhasil lolos dari pemeriksaan di pos penjagaan yang dijaga ketat karena mengenakan seragam polisi.
Ia kemudian berjalan menuju ruangannya dan kemudian meledakan bom yang diletakan di tubuhnya.
"Itu adalah pembom bunuh diri dengan menggunakan seragam polisi. Ia berusaha masuk ke ruangan saya, dan dia meledakkan bomnya," Zahir mengatakan.
Meskipun Zahir selamat dalam insiden tersebut, namun seorang stafnya tewas dan enam lainnya mengalami luka-luka.
"Saya baik-baik, tapi salah satu staf terbaik kami, kepala staf saya Yassin Khan tewas dan enam luka-luka," lanjut Zahir.
Taliban telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
"Pagi ini sekitar pukul 09:00, serangan syahid ditujukan untuk musuh yang telah membunuh banyak orang," tulis Zabiullah Mujahid, jurubicara Taliban, pada akun Twitter-nya.
Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, terus mengobarkan pemberontakan terutama kepada pejabat pemerintah maupun pasukan keamanan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001.
Hal itu karena mereka menolak menyerahkan pemimpin Al Qaida Osama bin Laden, yang dituduh bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001.
[dem]
BERITA TERKAIT: