Kematian pria berusia 37 tahun yang disebut bernama Oh itu dikabarkan di tengah upaya kepolisian Korea Selatan dalam menginvestigasi insiden yang terjadi pada Jumat malam (17/10) itu.
Diketahui, konser terbuka yang menghadirkan salah satu
girlband ternama 4Minute itu berubah menjadi insiden maut ketika sebuah ventilasi ruang bawah tanah tiba-tiba saja ambruk karena diduga tidak kuat menahan beban sekitar 30 orang yang berdiri di atasnya. Mereka memilih berdiri di atas ventilasi, karena posisinya yang lebih tinggi, sehingga dapat lebih mudah melihat panggung dengan jelas.
Puluhan penonton yang berdiri di atas ventilasi seketika jatuh ke dalam ruang bawah tanah sedalam 18.7 meter itu. Insiden itu menyebabkan sedikitnya 16 orang tewas dan 11 orang lainnya luka-luka.
Juru bicara bantuan bencana Kim Nam-Juni menyebutkan kepada wartawan, Oh bekerja dengan kelompok sponsor konser bunuh diri dengan cara melompat dari bangunan di dekat lokasi insiden pada Sabtu pagi, selang beberapa jam setelah insiden terjadi. Ia bunuh diri setelah diinterogasi oleh polisi terkait insiden itu.
Kim menjelaskan, pihak berwenang telah melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Tim gabungan dari polisi dan ahli forensik nasional menjelajahi situs pagi ini dan memeriksa ketat kisi-kisi atau struktur yang terkait," jelas Kim.
Sementara itu kepolisian setempat menyebut bahwa telah ada 15 orang yang diinterogasi terkait penyelenggara konser.
"Jika ternyata bahwa peraturan keselamatan diabaikan, kami akan membawa tuntutan pidana terhadap mereka," kata seorang pejabar polisi dikutip
Asia One.
[mel]
BERITA TERKAIT: