Dalam konferensi pers di Jenewa, pejabat WHO, Isabelle Nuttall, menjelaskan ada 15 negara Afrika yang menjadi prioritas perlindungan. Mereka akan menerima lebih banyak bantuan, terutama pencegahan dan perlindungan.
Secara keseluruhan, dikutip dari
BBC, ia menjelaskan bahwa kasus Ebola bertambah dua kali lipat setiap empat pekan. Direktur WHO itu mengatakan, jumlah korban tewas diperkirakan akan di atas 4.500 orang pada pekan ini saja.
Negara yang akan diberikan prioritas perlindungan adalah Benin, Burkina Faso, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Gambia, Ghana, Mauritania, Nigeria, Sudan Selatan, dan Togo.
Kemudian lebih penting adalah empat negara yang secara langsung berbatasan dengan daerah yang terkena dampak terburuk, yaitu Pantai Gading, Guinea-Bissau, Mali dan Senegal.
"Kami akan teruskan dukungan kami ke negara-negara itu. Kami akan bekerja dengan mereka sesuai rencana. Tapi rencana ini perlu diubah ke dalam tindakan," tegas Nuttall.
[ald]
BERITA TERKAIT: