United Nations Development Programme (UNDP) dalam laporan terbaru menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di kawasan tersebut pada periode 2000-2012 turun dari 41,7 persen menjadi 2,3 persen dari populasi.
"Kelas menengah meningkat dari 22 persen dari populasi di tahun 2000 menjadi 34 persen di tahun 2012," kata Direktur UNDP bagi Amerika Latin dan Karibia Jessica Faieta.
Kendati ada kemajuan dalam penanggulangan kemiskinan, namun ia memperingatkan, 37,8 persen dari populasi atau sekitar 200 juta warga di kawasan tersebut masih rentan terhadap kemiskinan.
"Dibalik keberhasilan ini, sebagian populasi hidup dalam ketidakpastian konstan. Mereka tidak diklasifikasikan sebagai orang yang hidup dalam kemiskinan juga tidak diklasifikasikan dalam kelas menengah yang stabil," sambungnya dikutip
BBC (Rabu, 27/8).
Perhitungan itu dinilai dari berapa banyak orang yang hidup dengan anggaran 4 hingga 10 dolar AS perhari.
Dari seluruh negara di kawasan tersebut, UNDP menekankan bahwa Bolivia dan Peru dinilai paling berhasil memangkas kemiskinan terbesar dengan presentasi masing-masing 32.2 persen dan 26.3 persen.
[mel]
BERITA TERKAIT: