KRISIS KEMANUSIAAN GAZA

Datar Memandang Tragedi Gaza, Pemerintah RI Sama dengan Pembela HAM yang Sok Suci?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 02 Agustus 2014, 09:50 WIB
Datar Memandang Tragedi Gaza, Pemerintah RI Sama dengan Pembela HAM yang Sok Suci?
ilustrasi/net
rmol news logo Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo, menyatakan kekecewaan mendalam karena pemerintah RI bersikap datar saja melihat lansia, wanita dan anak-anak Palestina dibantai serangan Israel.

"Apakah pemerintah RI akan sama 'mandulnya' dengan tokoh-tokoh dan LSM-LSM yang sok suci pembela HAM, namun diam seribu bahasa melihat tragedi kemanusiaan di Gaza?" ungkap Dradjad dalam pesan tertulisnya yang diterima redaksi beberapa saat lalu (Sabtu, 2/8)

Cendekiawan Islam itu mengimbau pemerintah dan rakyat Indonesia tidak takut akan tuduhan anti-Semitik, karena dalam pandangannya pembelaan kepada rakyat Gaza bukan soal politik.

"Ini soal nurani kemanusiaan. AS yang terus memasok senjata ke Israel saja tidak nyaman dengan pembantaian warga sipil oleh Israel," kata Dradjad.

Dradjad menyebut para tokoh dan artis Barat yang menentang Israel. Mantan Menteri Pertahanan Inggris, Peter Luff, tegas menyebut serangan Israel tersebut brutal dan tidak sah berdasarkan Konvensi Jenewa.

Sekjen PBB dan jajarannya juga demikian. Selebritas dunia seperti Javier Bardem (pemenang Oscar) dan istrinya Penelope Cruz pun tegas mengecam Israel. Rihanna maupun Zayn Malik dari band terkenal Inggris One Direction juga bersikap tegas. Padahal mereka tahu, betapa kuatnya dominasi ras Yahudi dalam dunia hiburan global. Tidak sedikit selebritas dunia yang selama ini mendukung Israel, sekarang diam saja tidak menyatakan dukungan.

"Kenapa? Karena nurani kemanusiaan tidak bisa menerima pembantaian warga sipil, terutama lansia, wanita dan anak-anak, oleh siapapun, tanpa memandang ras dan agama," tegasnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA