
Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Minggu (20/7), mengatakan lokasi kecelakaan jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina timur benar-benar kacau dan berantakan. Ia khawatir jika perusakan terhadap barang bukti akan terus berlanjut di lokasi kejadian.
"Di sana benar-benar kacau. Tidak ada seorang pun pihak berwenang yang bertanggung jawab di lapangan," katanya, seperti dilansir media nasional Australia,
ABC (Minggu, 20/7).
Abbott mengungkapkan, beberapa upaya untuk mencapai reruntuhan puing-puing yang berserakan di lokasi kejadian menjadi terhambat lantaran konflik belum reda.
Sikap reaksionis Abbott ini diduga lantaran 28 dari 298 korban tewas MH17 adalah warga negara Australia.
"Ini benar-benar penting. Australia akan melakukan segala yang kami bisa untuk memulangkan jenazah, untuk memastikan bahwa situs tersebut aman, investigasi yang tepat dilakukan, dan kemudian keadilan dijamin," tandasnya.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: