Akibat bentrokan tersebut setidaknya 40 orang terluka. Otoritas keamanan setempat menyebut, sebagian besar korban tewas adalah aparat keamanan.
Dikabarkan
Associated Press, pengunjuk rasa yang berasal dari partai oposisi di Kamboja itu menuntut Phnom Penh Freedom Park kembali dibuka untuk umum. Polisi juga menangkap tiga anggota parlemen dari partai oposisi dalam kejadian tersebut.
Diketahui, pemerintah kota memberlakukan larangan demonstrasi publik pada bulan Januari lalu selain itu Freedom Park ditutup untuk umum.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: