"Kami dapat mengkonfirmasi relokasi sementara untuk alasan keamanan," kata juru bicara PBB Farhan Haq tanpa menjelaskan berapa banyak stafnya yang dipindahkan.
Bentrokan tersebut telah menewaskan setidaknya tujuh orang dan memkasa sejumlah jadwal penerbangan dialihkan. Bahkan pemerintah menutup sementara bandara hingga setidaknya tanggal 17 Juli mendatang.
Namun bila situasi keamanan semakin memburuk, PBB tidak menutup kemungkinan untuk merelokasi sementara semua stafnya yang berada di Libya.
Dikabarkan
Reuters, terdapat sekitar 200 staf internasional PBB yang tergabung dalam United Nations Support Mission di Libya atau UNSMIL.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: