Dalam strategi bersama itu, para menteri kesehatan itu berjanji untuk melakukan kolaborasi yang lebih baik untuk melawan wabah yang dinilai paling mematikan di dunia hingga saat ini.
Sejauh ini, sebanyak 759 orang telah terinveksi oleh virus Ebola di Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Sebanyak 467 di antaranya meninggal dunia.
Pertemuan itu sendiri digelar atas inisiatif dari oleh Organisasi Kesehatan Dunia, WHO.
Menyusul pertemuan itu, WHO sepakat untuk membuka pusat kendali sub-regional di Guinea untuk memberikan dukungan teksis koordinasi pemberantasan virus.
"Saya benar-benar berharap melihat perubahan di mana kita mulai melihat penurunan kasus dalam beberapa minggu ke depan," kata asisten direktur jenderal WHO Keji Fukuda dikabarkan
BBC pada Jumat (4/7).
WHO sebelumnya telah mengirimkan lebih dari 150 ahli ke Afrika Barat selama beberapa bulan terakhir untuk menangani wabah menyebar lebih lanjut.
Namun WHO menegaskan bahwa langhat tersebut memerlukan komitmen politik dari tiap-tiap daerah.
[mel]
BERITA TERKAIT: