Bukan hanya itu, AS juga kirimkan satu detasemen helikopter dan pesawat tak berawak.
Dijelaskan juru bicara Pentagon John Kirby, pasukan keamanan tersebut telah tiba di Baghdad pada Minggu (29/6) untuk memperkuat keamanan di keudataan AS, fasilitas pendukung, serta bandara internasional Baghdad.
Ia menjelaskan bahwa awalnya sebanyak 275 pasukan yang telah datang lebih dahulu di Irak dan menyebar ke sejumlah lokasi. Sedangkan 100 lainnya bersiaga ke luar negeri. Namun saat ini seluruh pasukan telah difokuskan ke Baghdad.
Obama menyebut, ratusan pasukan AS tersebut akan tetap berda di Irak hingga keamanan membaik dan Irak tidak lagi memerlukan bantuan.
Pengerahan pasukan tersebut, dikabarkan
Al Jazeera pada Selasa (1/7) merupakan bagian dari upaya Obama membantu Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki meredam pemberontakan besar-besaran yang dilakukan oleh kelompok militan Islamic State in Syria and the Levant (ISIL) selama beberapa pekan terakhir di negari kaya minyak itu.
[mel]
BERITA TERKAIT: