AS Mau Bantu Lawan Militan ISIL Bila Pemerintah Irak Bersatu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 24 Juni 2014, 12:25 WIB
AS Mau Bantu Lawan Militan ISIL Bila Pemerintah Irak Bersatu
john kerry/net
rmol news logo Amerika Serikat (AS) menegaskan dukungannya bagi Irak untuk memerangi kelompok militan yang membuat kerusuhan serta konflik di dalam negeri.

"Masa depan Irak bergantung pada keputusan yang dibuat dalam beberapa hari dan beberapa minggu ke depan," kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry usai bertemu dengan Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki di Baghdad pada Senin (23/6).

Kerry menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan inklusif dan berkelanjutan bagi Irak untuk melawan Islamic State in Iraq and the Levant (ISIL) hanya bila Irak berhasil membentuk pemerintahan baru sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan oleh kedua belah pihak, yakni tanggal satu Juli mendatang.

"Dukungan kami akan intens, berkelanjutan, dan akan efektif jika para pemimpin Irak bersatu untuk menghadapi ancaman militan," sambung Kerry seperti dilansir CNN.

Dengan kepemimpinan Maliki yang berasal dari kelompok Syiah, pemerintah telah kehilangan kontrol di sejumlah wilayah yang telah diduduki oleh kelompok ISIL yang bertujuan mendidikan negara Islam.

Karena itu Kerry menghimbau agar pemimpin Irak bisa meningkatkan motivasi sekretarian untuk merekatkan pemerintahan sehingga dapat mewakilkan seluruh lapisan masyarakat Irak.

Selain bertemu dengan Maliki, dalam kunjungannya Kerry juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Irak serta pemimpin Syiah dan Sunni. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA