Angka yang diucapakannya itu mencapai setengah dari populasi Suriah yaitu 22 juta jiwa. Data ini berdasarkan hasil laporan bulanan Dewan Kemanan (DK) PBB pada Jumat malam (21/6).
Ban juga mengungkapkan bahwa perkiraan saat ini ada 3,5 juta jiwa tinggal di daerah yang sulit dijangkau bagi para pekerja kemanusiaan.
"Upaya untuk memperluas bantuan kemanusiaan bagi mereka yang paling membutuhkan telah menemui hambatan," katanya, sebagaimana dikutip
Associated Press.
Hal lain, Ban juga melaporkan tingkat kekerasan yang parah termasuk penggunaan intensif bom barel oleh pasukan pemerintah di wilayah sipil, dan serangan bunuh diri serta tindakan-tindakan terorisme lainnya oleh kelompok-kelompok ekstremis.
Konflik di Suriah ini sudah berjalan lebih dari tiga tahun. Saat ini, konflik tersebut sudah menewaskan lebih dari 160.000 orang.
[ald]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: