Setelah berjuang dengan cara mereka melewati para penjaga, para pria bersenjata itu berhasil membobol universitas tersebut dan menenam bom untuk mencegah pasukan keamanan yang akan maju.
Seperti dilansir
Reuters (Sabtu, 7/6), pasukan keamanan segera mengepung gedung universitas tersebut dan baku tembak tidak dapat dihindari.
Sebuah rumah sakit di wilayah tersebut melaporkan bahwa pihaknya menerima dua orang mayat yang merupakan seorang mahasiswa dan seorang polisi.
Identitas para pria bersenjata tersebut hingga kini belum dapat diketahui.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: