Halau Eksploitasi Laut, Negara Coral Triangle Bangun Kerjasama Konservasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 13 Mei 2014, 15:07 WIB
Halau Eksploitasi Laut, Negara Coral Triangle Bangun Kerjasama Konservasi
net
rmol news logo Enam negara dalam kawasan Segitiga Terumbu Karang atau Coral Triangle Initiative (CTI) bergabung membentuk kerangka kerjasama konservasi perairan.

Kerjasama yang dibangun oleh Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste itu dibentuk untuk menciptakan pengelolaan dan perlindungan kawasan laut serta menghalau upaya eksploitasi.

"Dalam CTI ada program kerjasama CTMPAS (Coral Triangle Marine Protect Area System) network," jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaya dalam konferensi pers usai acara Coral Triangle MPA System and Falgship MPA Sites Launch Activity yang digelar dalam rangkaian World Coral Reef Conference 2014 di, Novotel Manado, Sulawesi Utara (Selasa, 13/5).

Dalam kerjasama tersebut, lanjutnya, teridentifikasi ada sekitar 1.900 titik yang memiliki potensi keindahan laut, terutama terumbu karang dan fauna laut di kawasan.

"Dari 1.900 tadi dicoba disusun metodologi kerja untuk menjaga keindahannya. Kemudian dipilih masing-masing negara untuk mencalonkan wilayahnya untuk jadi percontohan," terang Syarief.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa CTMPAS sendiri turut mencakup program pemberdayaan masyarakat di pesisir. Target pelaksanaan CTMPAS, sambungnya, secara penuh dicanangkan pada tahun 2020 mendatang.

"Bukan hanya kerjasama kemudian susun dokumen, tapi juga ada regional plan of action dan national plan of action dalam kurun waktu lima tahun," tandasnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA