Hal itu dilaporkan oleh surat kabar Rusia Izvestia seperti dikutip
The Moscow Times (Kamis, 8/5).
Dalam laporan disebutkan bahwa rancangan program pemerintah tersebut disiapkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, badan antariksa federal Roscosmos, Moscow State University dan beberapa lembaga penelitian ruang angkasa. Terdapat tiga tahap rancangan pengiriman awak ke bulan.
Tahap pertama adalah pengiriman robot ke bulan pada tahun 2016 dan dekade selanjutnya. Kemudian tahap kedua, pada tahun 2028 Rusia melakukan persiapan untuk mengirimkan misi berawak ke satelit bumi tersebut.
Tahap terakhir, tepatnya pada tahun 2030, manusia akan dikirim ke permukaan bulan untuk menyiapkan infrastruktur untuk koloni awal yang menggunakan sumber daya lokal.
Dalam jangka panjang, program tersebut juga merancang pembangunan observatorium untuk pengawasan bumi dan luar angkasa di bulan.
Belum jelas berapa kisaran anggaran untuk menjalankan rancangan tersebut. Namun dalam tahap pertama, rancangan program diperkirakan menyedot anggaran sebesar 815.8 juta dolar AS. Rusia berharap dapat menggandeng investor swasta untuk membantu pembiayaan.
Namun agaknya Rusia harus bergerak cepat, pasalnya sejumlah negara juga berlomba menjalankan rancangan eksplorasi dserupa di bulan. Negara-negara yang juga memiliki rancangan serupa adalah Amerika Serikat, China, Jepang, dan India.
Sebauh perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat, California Moon Express bahkan berencana mengirim pesawat robot luar angkasa pertama ke bulan tahun depan.
[mel]
BERITA TERKAIT: