Mantan PM Inggris Ajak Negara-Negara Barat Urusi Ekstrimis Keagamaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 23 April 2014, 15:31 WIB
Mantan PM Inggris Ajak Negara-Negara Barat Urusi Ekstrimis Keagamaan
Tony Blair/bbc
rmol news logo Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair meminta negara-negara Barat untuk mengesampingkan perbedaan dengan Rusia terkait krisis yang terjadi di Ukraina dan fokus menanggapi ancaman ekstrimisme keagamaan.

Dalam pernyataannya pada Bloomberg d London, Blair yang saat ini merupakan utusan Timur Tengah itu menyebut bahwa negara-negara harus bekerjasama membentuk kekuatan untuk mengatasi kasus ancaman ekstrimis keagamaan, termasuk ekstrimis Islam.

Blair menyerukan agar pemimpin negara-negara Barat mengangkat isu ekstrimis keagamaan sebagai agenda teratas. Ia juga menyebut bahwa negara-negara Barat harus campur tangan dalam masalah seperti yang terjadi di Suriah.

Ia juga menyerukan agar negara-negara Barat harus bekerjasama dengan negara-negara lainnya, khususnya Rusia dan China.

Menurut Blair, ancaman kelompok ekstrimis agama tersebut mengaburkan makna sejati Islam.

"Ini membuat destabilisasi masyarakat dan bahkan bangsa. Ini merusak kemungkinan koeksistensi damai di era globalisasi," jelas Blair seperti dilansir BBC pada Rabu (23/4). [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA